Zero Project Award

Tim Suryakanti di Zero Project Award

Puji Syukur kita panjatkan kepada tuhan yang Maha Esa, pada tahun 2018 ini Yayasan Suryakanti menapatkan penghargaan di Zero Project Award di Vienna, Austria. Atas kerja keras ibu Prof. Anna Alisjahbana beserta Tim, Program DDTK berhasil meraih penghargaan di ajang ini.

 

Arahku Semakin Jelas

Prestasi Ragil

ARAHKU SEMAKIN JELAS

Oleh: Suherman

 

Hari kami tanggal 24 Oktober 2002 lahirlah seorang anak perempuan dari keluarga sederhana dengan pertolongan bidan secara normal yang diberi nama: Ragil Silika Wati. Tidak ada tanda-tanda kekurangan baik secara fisik atau hal-hal yang tidak sesuai, semuanya dalam kondisi baik. Sesuai dengan perkembangan anak pada usia 2 tahun masih belum ada tanda-tanda yang mencolok, anak mulai berjalan pada usia 14 bulan dan sudah mulai berbicara “Bapak.. Mama..”. pengasuhan dititipkan pada pengasuh dari pukul 06.30 s.d. 13.00 karena bapak, ibu, dan kakaknya mempunyai kegiatan masing-masing yang tidak memungkinkan untuk mengasuh. Untuk segi kesehatan kami selalu memperhatikan, dengan rajin dating ke Posyandu setiap bulannya serta datang ke bidan apabila anak mengalami gangguan kesehatan.

Suryakanti Bandung

yayasan 2

Yayasan Suryakanti Bandung adalah yayasan sosial non-profit yang bergerak di bidang Pengembangan Potensi Anak. Kami berdiri sejak 5 Juni 1984, berdirinya Yayasan Suryakanti Bandung adalah bentuk tindak lanjut dari kunjungan Prof. DR. H. C. Theodore Hellbruegge dari Jerman yang memperkenalkan konsep deteksi dini dan intervensi dini. Atas saran pimpinan lembaga Goethe Bandung dan Prof. DR. H. C. Theodore Hellbruegge, Ibu Prof. (Em). DR. Anna Alisjahbanna, dr. Sp.A (K).

mengajak beberapa rekan yaitu : Ibu Tien Sumali, Ibu Rasfiati Iskarno, Ibu Eike Moedomo, dr. Bulantresna Jelantik, dr. Sri Indayanti dan dr. Ahmad Toha Muslim untuk mendirikan suatu Yayasan yang khusus menangani bayi dan anak beresiko tinggi untuk cacat melalui upaya deteksi dan intervensi dini, konsep baru yang berkaitan dengan pola perkembangan otak yang diketahui paling pesat adalah pada anak usia dini. Sejak awal dan setelah berdiskusi dengan